Posted in Kata-kata

Untukmu, Hai! Aku hanya ingin menyapa. Lewat kata yang mungkin sebenarnya kamu tak pernah mengharapkan itu dariku. Benar bukan? Aku tahu kok, aku faham. Aku hanya bisa tersenyum sambil menahan getir yang kurasa walau sebenarnya aku bingung, kapan aku memulainya? Kapan? Aku hanya tiba-tiba saja merasa nyaman, bahagia jika bersamamu. Apapun itu. Tadinya ku tepis jauh-jauh. Tapi semakin ditepis jauh ombaknya semakin besar menghantam. Nah lho? Aku harus bagaimana ya? Tapi sayangnya kamu sudah takut untuk menghadapinya. Ya sudahlah. Aku bisa buat apa? Apa perlu aku berjuang kembali sendiri? Aku sudah lelah, aku sudah capek. Berkejaran sendiri menghadang rasa yang nyatanya memang harus kubuang jauh-jauh.
Hai kamu! Aku hanya ingin menyapa sekali lagi. Terima kasih telah hadir walau ku tahu nyatanya hadirmu beriku kembali luka lama yang selama ini sering ku takuti. Terima kasih telah mewujudkannya. Buatku kembali menangis dan berjalan terseok-seok seperti sebelumnya. Sudahlah tak usah beriku uluran tangan jika hanya berniat untuk menjatuhkanku kembali lebih dalam dan dalam.
Hei kamu! Terima kasih untuk pagi yang indah. Walau nyatanya indah pagi itu sebenarnya tak pernah ditujukan untukku. Ihat Azmi

Advertisements

Author:

Hello and welcome in my blog! I'm Ihat Azmi. I like reading, writing, and listening a music. I write everything I feel. I'm a student in Galuh University. Pempek is a my favourite food. You can read my writing here. So enjoy in my blog guys!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s