Posted in Puisi

Hanya Seorang Tamu, Tak Lebih

Apa yang salah dari hati?

Mengapa aku harus mengalami ini berulang-ulang? Mengapa?

Saat aku berusah payah berlepas diri dari belenggu masa lalu perlahan Tuhan mengirimmu memasuki duniaku

Mewujudkan beberapa mimpiku yang sedari dulu kudamba bersamanya tapi hanya ilusi yang berhasil kuciptakan

Tetapi bersamamu bukan lagi sebatas ilusi, melainkan nyata yang buatku bertanya-tanya dalam tanya

Apa maksud dari semua ini?

Apa maksud dari semesta merayakan mimpi-mimpiku bersamamu?

Satu hal yang buatku kembali berhati-hati, kamu nyatanya sedang terluka. Terluka karena cintanya. Terluka karena kenangannya. Terluka karena nyatanya dirimu amat teramat sayang menyayanginya.

Tuhanku, aku hanyalah seorang wanita biasa. Yang mudah terpengaruh juga mudah terpedaya. Jangan jatuhkan hatiku padanya, karena aku tahu ini hanya akan membuatku semakin terluka. Sadarkan aku bahwa sebenarnya dia adalah seorang tamu yang hanya singgah lalu pergi.

Untuk hati yang rapuh,

Ihat Azmi

Advertisements

Author:

Hello and welcome in my blog! I'm Ihat Azmi. I like reading, writing, and listening a music. I write everything I feel. I'm a student in Galuh University. Pempek is a my favourite food. You can read my writing here. So enjoy in my blog guys!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s