Posted in Surat

Surat Untukmu

doc. pribadi

Dear kamu,

Untuk segala kisah yang telah berlalu
Maaf
Aku masih membiarkannya tumbuh bak ilalang
Menjalar dari ujung ke ujung
Kamu tau maksudku bukan?

Aku tahu sebuah perasaan memang tak bisa dipaksakan
Aku tau kamu sudah tak mencintaiku lagi bahkan mungkin dulu kamu memang tak pernah mencintaiku
Maaf untuk segalanya maaf
Sekalipun kamu begitu
Tapi perasaanku lebih dari itu

Kamu tahu tidak?
Acap kali berjumpa denganmu
Degup jantungku yang tiba-tiba berdetak cepat disusul luka lama juga pengingat bahwa kamu sudah meninggalkanku jauh
Bagaimana rasanya?
Sakit, sakit!
Kamu fikir aku bodoh karena aku masih saja tak bisa melepasmu
Iya aku memang bodoh bahkan lebih dari itu
Aku juga buta! Buta mencintaimu
Kamu fikir aku mau diposisi seperti ini?
Mencintai orang yang tak mencintai?
Kamu fikir aku mau buang-buang waktu untuk perasaan bodoh ini?
Nyatanya logika ku masih kalah jauh dengan perasaan ini.
Kamu
Semoga bahagia dengannya yang kini menjadi pilihanmu

Disela-sela harapan yang masih hidup

Ihat Azmi

Advertisements

Author:

Hello and welcome in my blog! I'm Ihat Azmi. I like reading, writing, and listening a music. I write everything I feel. I'm a student in Galuh University. Pempek is a my favourite food. You can read my writing here. So enjoy in my blog guys!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s