Posted in Kata-kata

“Ya iyalah aku selalu mendekap, karena aku takut kehilangan lagi.” Ihat Azmi

Advertisements
Posted in Puisi

Di Penghujung Desember

Untuk beberapa pertanyaan yang sudah terjawab

Terima kasih

Walau nyatanya, hatiku masih enggan pergi darimu

Maafkan atas kebodohanku

Maaf

Maaf karena ternyata diam-diam aku masih mencintaimu

Masih mengharapkanmu

Bahkan terkadang namamu selalu kuselip disela-sela pintaku

Maaf

Nyantanya meskipun kini sudah dipenghujung Desember

Dipenghujung akhir tahun

Nyatanya perasaanku belum sampai dipenghujung

Aku tahu kamu sudah tak mencintaiku

Bahkan mungkin bagimu, bisa jadi aku hanya pelarianmu semata

Nyatanya, faktanya kamu tak pernah mencintaiku bukan?

Aku tahu itu, aku sadar itu

Aku ingin lepaskanmu, lepas dari semua belenggu kenangan lama

Harus bagaimana lagi?

Aku tahu aku sudah lelah

Tapi bara dalam hati tak pernah bisa dipadamkan

Ku kira hujan dipenghujung Desember akan menghapus segala kenangan tentangmu

Nyatanya?

Tidak!

Penghujung Desember tetap menjadi penghujung akhir tahun

Bukan penghujung dari segala perasaanku

Ihat Azmi

19/12/18