Posted in Puisi

Kabar Menyesakkan

Entah mengapa ada rasa sesak saat aku mendapatkan kabar itu

Kabar yang memang tak seharusnya sampai padaku

Entah benar atau hanya ingin membuatku terbangun dari mimpi

Jikalau memang benar, sudahlah lagi pula itu bentuk dari salah satu permintaanku pada Tuhan

Dunia nyaris roboh

Hati serasa hampa

Fikiran melayang kosong

Apa yang terjadi padaku?

Sedih? Kecewa? Marah? Bahagia? Atau bagaimana?

Nyatanya melepaskanmu begitu berat bagiku

Padahal jelas-jelas dan sudah tergambar jelas

Kamu sudah menentukan hidupmu sendiri untuk tidak denganku lagi

Dibawah langit malam,

12/12/18

Ihat Azmi

Advertisements
Posted in Catatan Putih Merah

Sorry

Senin, 1 Juni 2009

Hai! Untuk hari ini biasa aja enggak ada yang special. Oh iya yang urusan kemarin, soal Dilla sama Maulana kita yang ikut ke rumah bu Heni kemarin harus tutup mulut. Sorry ya, Ummu sama Talitha aku enggak bisa ngungkapin kebenaran ini.

Posted in Catatan Putih Merah

Petualangan

Minggu, 31 Mei 2009

Hai! Seneng banget! Soalnya tadi tuh pada main ke rumah bu Heni. Jauh banget rumahnya. Jalannya nanjak gitu, kayak mau ke gunung. Yang ikutan cuma 9 orang. Tapi seru lho! Awalnya kira kumpul dulu disekolah terus bareng-bareng naik angkot. Pas sampai dirumah beliau, kita istirahat sebentar sambil makan makaroni 1 bungkus gede dan langsung habis :D. Dilanjut dengan masak, makan-makan dan udah itu kita beresin lagi. Kita rebahan lagi sambil dengerin musik. Ulvi kan pinjem handphone nya Maulana ya, eh Ulvi malah baca kotak masuknya. Ternyata.. Diam-diam Dilla selama ini suka sama Maulana. Dan Maulana nya juga iya sama, suka ke Dilla. Huft, untung Talitha enggak ikut. Bisa sakit hati dia kalau tau kabar ini.

Karena kesal dirumah terus kita putuskan untuk main keluar rumah. Dan dibelakang rumah Bu Heni itu ada persawahan yang luas banget. Kita jalan-jalan aja melewati sawah-sawah yang terbentang luas, eehh.. Maulana yang mimpin kita jalan. Pas ditengah-tengah perjalanan dia nemuin ular warna item. Sontak bikin kita panik. Tapi untungnya ularnya enggak ganggu perjalanan kita.

Rame banget pokoknya! Susah dijelaskan oleh kata-kata hehee.

Posted in Catatan Putih Merah

Ditembak

Sabtu, 30 Mei 2009

Hai! Sorry ya kemarin aku enggak nulis. Oh iya, Ulvi tuh ditembak sama Bintang, tapi enggak diterima sama Ulvinya. Padahal terima aja ya.

Aku baca diary nya Ummu. Isinya tentang Epul mulu. Ummu nulis dibuku diary nya katanya Epul itu cakep, manis item gitu. Emang iya sih, aku juga akui itu. Cakep, manis item gitu, lucu, suka ngehibur orang, enggak gampang marah. Hmm.. Epul jangan lupain aku yaa!

Hari ini aku tuh curiga deh sama Ulvi. Tapi ini sih firasat aku aja ya. Dia tuh kayak yang sebenarnya nyimpen perasaan buat Bintang. Sayangnya dia mengakui itu cuma ke Nita.

Oh iya, besok kita mau main ke rumahnya bu Heni. Mau liliwetan gitu, makan-makan. Terakhiran sebelum perpisahan